Tugas 3 Etika dan Profesionalisme TSI ATA 2015/2016

1. Apa yang dimaksud dengan IT Forensik dan apa kegunaan dari IT Forensik tersebut?

Jawab:

IT Forensik merupakan salah satu cabang dari ilmu komputer yang menjurus ke bagian forensik. Berkaitan dengan bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital.

Komputer forensik juga dikenal sebagai Digital Forensik yang terdiri dari aplikasi dari ilmu pengetahuan kepada indetifikasi, koleksi, analisa, dan pengujian dari bukti digital.

Manfaat dari IT Forensik, antara lain :

  • Memulihkan data dalam hal suatu hardware atau software yang mengalami kerusakan (failure).
  • Dalam kasus hukum, teknik digital forensik sering digunakan untuk meneliti sistem komputer milik terdakwa (dalam perkara pidana) atau tergugat (dalam perkara perdata).
  • Meneliti suatu sistem komputer setelah suatu pembongkaran/ pembobolan, sebagai contoh untuk menentukan bagaimana penyerang memperoleh akses dan serangan apa yang dilakukan.
  • Memperoleh informasi tentang bagaimana sistem komputer bekerja untuk tujuan debugging, optimisasi kinerja, atau membalikkan rancang-bangun.

2. Jelaskan motif-motif apa saja terjadinya tindakan cyber crime! Berikan contoh kasus cyber crime yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari!

Jawab:

Terdapat beberapa motif atau alasan kenapa dapat terjadi sebuah peristiwa cyber crime, berikut adalah beberapa motifnya:

  • Motif intelektual yaitu kejahatan yang dilakukan hanya untuk kepuasan pribadi dan menunjukkan bahwa dirinya telah mampu untuk merekayasa dan mengimplementasikan bidang teknologi informasi. Kejahatan dengan motif ini pada umumnya dilakukan oleh secara individual.
  • Motif ekonomi, politik, dan kriminal yaitu kejahatan yang dilakukan untuk keuntungan pribadi atau golongan tertentu yang berdampak pada kerugian secara ekonomi dan politik pada pihak lain. Karena memiliki tujuan yang dapat berdampak besar, kejahatan dengan motif ini pada umumnya dilakukan oleh sebuah korporasi
  • Cybercrime yang menyerang pemerintah, kejahatan yang dilakukan dengan pemerintah sebagai objek dengan motif melakukan terror, membajak ataupun merusak keamanan suatu pemerintahan yang bertujuan untuk mengacaukan system pemerintahan, atau menghancurkan suatu Negara

Contoh:

Perjudian online, pelaku menggunakan sarana internet untuk melakukan perjudian. Seperti yang terjadi di Semarang, Desember 2006 silam. Para pelaku melakukan praktiknya dengan menggunakan system member yang semua anggotanya mendaftar ke admin situs itu, atau menghubungi HP ke 0811XXXXXX dan 024-356XXXX. Mereka melakukan transaki online lewat internet dan HP untuk mempertaruhkan pertarungan bola Liga Inggris, Liga Italia dan Liga Jerman yang ditayangkan di televisi. Untuk setiap petaruh yang berhasil menebak skor dan memasang uang Rp 100 ribu bisa mendapatkan uang Rp 100 ribu, atau bisa lebih. Modus para pelaku bermain judi online adalah untuk mendapatkan uang dengan cara instan. Dan sanksi menjerat para pelaku yakni dikenakan pasal 303 tentang perjudian dan UU 7/1974 pasal 8 yang ancamannya lebih dari 5 tahun.

3. Tindakan apa saja yang diperlukan untuk menghindari terjadinya cyber crime, jelaskan! 

Jawab:

  • Gunakan Security Software yang Up to Date, Penting untuk menjaga Security Software Anda tetap terbarukan atau up to date. Perlakuan ini akan memberikan pendefinisian kembali atas ancaman cybercrime maupun virus yang belum didefinisikan pada versi sebelumnya. Pembaruan ini sangat berguna bagi pengguna yang cukup sering menggunakan koneksi internet.
  • Cek alamat tautan/URL, Karena tampilan website yang asli ditiru, yang membedakan adalah alamat tautan URL-nya. Oleh sebab itu, senantiasa cek alamat-alamat yang kita kunjungi, terutama untuk website-website yang berhubungan dengan akun-akun tertentu, misal email, Internet banking, dan jejaring sosial.
  • Ganti Password Secara Berkala, Melihat banyak dan mudahnya cybercrime dilakukan—sampai 15 kasus perdetik, tidak menutup kemungkinan password terpanjang pun dapat dibajak apabila digunakan bertahun-tahun. Maka, disarankan untuk mengganti password tersebut, baik secara berkala atau acak.

Daftar Pustaka

Contoh Kasus CyberCrime di Indonesia dan Penyelesaiannya

http://indonesiakuindonesia.blogspot.co.id/2015/04/contoh-kasus-cybercrime-di-indonesia.html

 

Kriteria Manajer Proyek yang Baik

Seorang manajer proyek merupakan seorang professional dalam bidang manajemen proyek. Manajer proyek memiliki tanggung jawab untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan penutupan sebuah proyek yang biasanya berkaitan dengan bidang industri kontruksi, arsitektur, telekomunikasi dan informasi teknologi. Untuk menghasilkan kinerja yang baik, sebuah proyek harus dimanage dengan baik oleh manajer proyek yang berkualitas baik serta memiliki kompetensi yang disyaratkan.

Seorang manajer proyek yang baik harus memiliki kompetensi yang mencakup unsur ilmu pengetahuan (knowledge), kemampuan (skill) dan sikap (attitude). Ketiga unsur ini merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan proyek. Sebuah proyek akan dinyatakan berhasil apabila proyek dapat diselesaikan sesuai dengan waktu, ruang lingkup dan biaya yang telah direncanakan. Manajer proyek merupakan individu yang paling menentukan keberhasilan / kegalan proyek. Karena dalam hal ini manajer proyek adalah orang yang memegang peranan penting dalam mengintegrasikan, mengkoordinasikan semua sumber daya yang dimiliki dan bertanggung jawab sepenuhnya atas kenberhasilan dalam pencapaian sasaran proyek.

Ada 3 (tiga) karakteristik yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yaitu :
1. Karakter Pribadinya
  • Memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya.
  • Mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab.
  • Memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja.

2. Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola

  • Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.
  • Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.
  • Memiliki kemauan untuk mendefinisikan ulang tujuan, tanggung jawab dan jadwal selama hal tersebut ditujukan untuk mengembalikan arah tujuan dari pelaksanaan proyek jika terjadi jadwal maupun anggaran yang meleset.

3. Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

  • Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.
  • Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.
  • Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka.

 

Untuk menjadi manajer proyek yang baik, terdapat 9 ilmu yang harus dikuasai. Adapun ke sembilan ilmu yang dimaksud antara lain :

1.      Manajemen Ruang Lingkup

2.      Manajemen Waktu

3.      Manajemen Biaya

4.      Manajemen Kualitas

5.      Manajemen Sumber Daya Manusia

6.      Manajemen Pengadaan

7.      Manajemen Komunikasi

8.      Manajemen Resiko

9.      Manajemen Integrasi

Seorang manajer proyek yang baik juga harus mempersiapkan dan melengkapi kemampuan diri sendiri yang bisa diperoleh melalui kursus manajemen proyek. Adapun panduan referensi standart internasional yang kerap dipergunakan dalam bidang manajemen proyek adalam PMBOK (Project Management Body Of Knowledge). Setelah seorang manajer proyek dirasa cukup menguasai bidang pekerjaan yang sedang dijalani, maka disarankan untuk dapat mengambil sertifikasi manajemen proyek. Mereka yang berhasil mendapatkan sertifikasi ini akan memperoleh gelar PMP (Project Management Professional) dibelakang namanya sebagai bukti dimilikinya kemampuan terkait.

Sumber:

http://riyandari.blogspot.co.id/2012/04/kriteria-manajer-proyek-yang-baik.html

http://manajemenproyek.net/kompetensi-yang-harus-dimiliki-seorang-manajer-proyek.html

Constructive Cost Model (COCOMO)

Constructive Cost Model (COCOMO) adalah algoritma estimasi biaya perangkat lunak model yang dikembangkan oleh Barry Boehm . Model ini menggunakan dasar regresi formula, dengan parameter yang berasal dari data historis dan karakteristik proyek – proyek saat ini. Satu hasil observasi yang paling penting dalam model ini adalah bahwa motivasi dari tiap orang yang terlibat ditempatkan sebagai titik berat. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan kerja sama tim merupakan sesuatu yang penting, namun demikian poin pada bagian ini sering diabaikan.

COCOMO merupakan model terbuka sehingga semua detail dapat dipublikasi, termasuk :

  • Dasar persamaan perkiraan biaya
  • Setiap asumsi yang dibuat dalam model
  • Setiap definisi
  • Biaya yang disertakan dalam perkiraan dinyatakan secara eksplisit

3 jenis pengimpelentasian dalam evolusi COCOMO yaitu :

1. Basic (COCOMO I 1981)
Menghitung dari estimasi jumlah LOC (Lines of Code)

2. Intermediate (COCOMO II 1999)
a. Menghitung dari besarnya program dan “cost drivers” (faktor-faktor yang berpengaruh langsung kepada proyek), seperti: perangkat keras, personal, dan atribut-atribut proyek lainnya
b. Mempergunakan data-data historis dari proyek-proyek yang pernah menggunakan COCOMO I, dan terdaftar pengelolaan proyeknya dalam COCOMO database.

3. Advanced
Memperhitungkan semua karakteristik dari “intermediate” di atas dan “cost drivers” dari setiap fase (analisis, desain, implementasi, dsb) dalam siklus hidup pengembangan perangkat lunak.

Pengembangan model COCOMO adalah dengan menambahkan atribut yang dapat menentukan jumlah biaya dan tenaga dalam pengembangan perangkat lunak, yang dijelaskan seperti dibawah ini :

1. Atribut produk

a. Reliabilitas perangkat lunak yang diperlukan
b. Ukuran basis data aplikasi
c. Kompleksitas produk

2. Atribut perangkat keras

a. Performa program ketika dijalankan
b. Memori yang dipakai
c. Stabilitas mesin virtual
d. Waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi perintah

3. Atribut Sumber Daya Manusia

a. Kemampuan analisis
b. Kemampuan ahli perangkat lunak
c. Pengalaman membuat aplikasi
d. Pengalaman menggunakan mesin virtual
e. Pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman

4. Atribut proyek

a. Menggunakan perangkat lunak tambahan
b. Metode rekayasa perangkat lunak
c. Waktu yang diperlukan

Sumber:

http://dwiyuliani-dwiyuliani.blogspot.co.id/2011/04/cocomo.html

http://sayamudji.blogspot.co.id/2013/04/pengertian-cocomo-dan-jenis-jenisnya.html

http://shintaambarwaty.blogspot.co.id/2012/04/cocomo-dan-jenis-jenis-cocomo.html

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Software Open Source

Software open source adalah sebuah software yang dapat dimiliki dengan cara mengambil atau mendownload secara gratis dari internet , yang kode softwarenya dipublikasikan ke publik atau pengguna internet . Umumnya orang akan memperbaiki kelemahan – kelemahan dari software tersebut dan memodifikasi tampilan atau bahasanya . Lalu menguploadnya kembali / mempublikasikan kembali software yang sudah di perbaiki tersebut ke internet . dan pada saat yang sama orang lain juga akan mendownload aplikasi software open sorce ini dan memperbaiki kelemahan –kelemahan yang lain.

Keuntungan Menggunakan Software Open Source

  1. Lisensi Gratis, sehingga tidak memerlukan biaya tambahan untuk pembelian lisensi Software dan kita tidak lagi terikat pada satu vendor Software dan membeli lisensi.
  2. Keberadaan Bug/Error dapat segera terdeteksi dan diperbaiki karena Software tersebut dikembangkan oleh banyak orang ataupun pemakai, karena secara tidak langsung telah dievaluasi oleh banyak pemakai (End-User).
  3. Sebagian Software Open Source tidak menguras sumber daya pemakaian komputer.
  4. User dapat memodifikasi dan mengunci agar hanya kalangan terbatas yang dapat membaca kode dan memodifikasinya.
  5. Mencegah software privacy yang melanggar hukum.

Kerugian Menggunakan Software Open Source

  1. Tidak ada garansi dari pengembangan
  2. Tidak adanya proteksi terhadap Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)
    Kebanyakan orang masih menganggap bahwa code merupakan aset yang harus dijaga kerahasiannya. Hal ini dikaitkan dengan besarnya usaha yang sudah dikeluarkan untuk membuat produk tersebut. Karena sifatnya yang terbuka, dapat di-abuse oleh orang-orang untuk mencuri ide dan karya orang lain.
  3. Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source.

    Ketersediaan source code yang diberikan dapat menjadi sia-sia, jika SDM yang ada tidak dapat menggunakannya. SDM yang ada ternyata hanya mampu menggunakan produk saja, Jika demikian, maka tidak ada bedanya produk open source dan yang propriertary dan tertutup.

Sumber:

https://freezcha.wordpress.com/2011/03/18/keuntungan-dan-kerugian-penggunaan-open-source/

http://komunitas-os-smkn3sby.blogspot.co.id/2013/05/keuntungan-dan-kerugian-menggunakan.html

http://zaenal-zaeblogs.blogspot.co.id/2013/04/keuntungan-dan-kerugian-menggunakan.html

Tugas 2 Etika & Profesionalisme TSI Semester ATA 2015/2016

1. Jelaskan tentang fungsi regulasi/aturan yang digunakan dalam teknologi sistem informasi !

fungsi atau aturan dalam teknologi sistem informasi berguna sebagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya, baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya, mengatur berbagai ancaman hukuman bagi kejahatan melalui internet, Untuk melindungi merek, konsumen, hukum dagang, dan mencegah praktek monopoli di dalam perdagangan dunia maya dan sebagainya.

2. Berikan contoh dan jelaskan salah satu kasus berkaitan dengan regulasi/aturan yang digunakan dalam teknologi informasi !

Dunia perbankan melalui Internet (e-banking) Indonesia, dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan Internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain-domain dengan nama mirip http://www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain http://www.klik-bca.com, http://www.kilkbca.com, http://www.clikbca.com, http://www.klickca.com. Dan http://www.klikbac.com. Isi situs-situs plesetan inipun nyaris sama, kecuali tidak adanya security untuk bertransaksi dan adanya formulir akses (login form) palsu. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat di ketahuinya.

Undang-Undang :

Pasal 23 (2): Pemilikan dan penggunaan nama domain sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib didasarkan pada itikad baik, tidak melanggar prinsip persaingan usaha secara sehat, dan tidak melanggar hak orang lain. (Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dituntut atas pengaduan dari orang yang terkena tindak pidana) ( Pidana enam bulan atau denda Rp 100 juta)

Pasal 27 (2): Setiap orang dilarang menggunakan dan atau mengakses komputer dan atau sistem elektronik dengan cara apapun tanpa hak, untuk memperoleh, mengubah, merusak, atau menghilangkan informasi milik pemerintah yang karena statusnya harus dirahasiakan atau dilindungi.( Pidana 20 tahun dan denda Rp 10 miliar).

3. Apa yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan regulasi/aturan tersebut, jelaskan!

Karena ada rasa keingintahuan untuk mencoba untuk menyimpang dari regulasi/aturan yang ada. Seperti halnya peretas sistem mencoba untuk memasuki dan memodifikasi sistem yang terlarang untuk diakses tanpa izin. Serta adanya niatan untuk menguntungkan diri sendiri baik itu dalam hal ilmu maupun harta.

4. Apa yang harus dilakukan untuk pengguna maupun pembuat aplikasi dalam teknologi informasi untuk mematuhi regulasi/aturan yang sudah ditetapkan !

  • Peningkatan kesadaran akan pentingnya privasi serta hak cipta orang lain
  • Menyebutkan sumber apabila memperoleh informasi yang diperoleh dari orang lain serta tidak melakukan pengakuan bahwa merupakan hasil karya sendiri
  • Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (illegal)

Tugas 1 Etika & Profesionalisme TSI Semester ATA 2015/2016

1. Jelaskan tentang pentingnya beretika baik dalam penggunaan maupun pembuatan teknologi sistem informasi!

Jawab:

Perlindungan atas hak individu di internet dan membangun hak informasi merupakan sebagian dari permasalahan pentingnya beretika dalam hal penggunaan teknologi sistem informasi. Serta juga melindungi hak cipta dari pembuatan teknologi sistem informasi itu sendiri agar tidak ada yang dirugikan satu sama lain.

 

2. Berikan contoh dan jelaskan salah satu kasus yang berkaitan dengan tidak digunakannya etika dalam penggunaan dan pembuatan teknologi sistem informasi!

Jawab:

  • Contoh kasus tidak digunakannya etika dalam hal penggunaan teknologi sistem informasi adalah misalnya sebuah perusahaan atau invidu menggunakan aplikasi atau software bajakan sehingga merugikan si pembuat yang telah membuat aplikasi tersebut dengan susah payah.
  • Contoh kasus tidak digunakannya etika dalam hal pembuatan teknologi sistem informasi adalah terdapat sebuah perusahaan yang membuat atau menjiplak suatu bentuk produk yang mirip bahkan sama  dengan produk yang dibuat oleh saingan bisnisnya. Dalam contoh realnya adalah dimana Samsung membuat sebuah produk yang menyerupai dengan produk yang dibuat oleh Apple. Pada akhirnya pihak Apple mengajukan gugatan ke persidangan dan dimenangkan oleh pihak Apple.

 

3. Hal-hal apa saja yang menjadi dasar sehingga dalam penggunaan maupun pembuatan teknologi sistem informasi  harus beretika!

Jawab:

Beberapa hal yang menjadi dasar kenapa harus beretika dalam penggunaan maupun pembuatan teknologi sistem informasi adalah untuk menghormati privasi setiap orang dan juga perlindungan terhadap properti seseorang yang lebih dikenal dengan HAKI ( Hak Atas Kekayaan Intelektual) yang mana hak tersebut terdiri dari hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).

 

4. Apa yang harus dilakukan untuk meminimalisir tidak digunakannya etika dalam teknologi sistem informasi, jelaskan!

Jawab:

  • Menetapkan kebijakan dan juga aturan yang jelas dalam hal penggunaan teknologi sistem informasi

Dalam hal ini pemerintah menetapkan suatu aturan atau undang-undang yang memberikan hukuman yang sepadan apabila melanggar segala aturan dalam hal penggunaan sistem informasi

  • Menanamkan pendidikan moral atas hak dan kewajiban dalam hal penggunaan teknologi sistem informasi

Diajarkan serta diarahkan mana yang menjadi hak dan mana yang menjadi kewajiban setiap orang dalam penggunaan teknologi sistem informasi, tidak hanya diajarkan di dalam aspek pendidikan namun juga diajarkan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Analisis Web E-Government Provinsi Riau dengan Dua Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti

Secara etimologi kata Riau berasal dari bahasa Portugis, Rio berarti sungai. Pada tahun 1514 terdapat sebuah ekspedisi militer Portugis menelusuri Sungai Siak bertujuan mencari lokasi kerajaan yang diyakini mereka ada pada kawasan tersebut, dan sekaligus mengejar pengikut Sultan Mahmud Syah yang melarikan diri setelah kejatuhan Malaka.

Pembentukan Provinsi Riau ditetapkan dengan Undang-Undang Darurat Nomor 19 Tahun 1957. Kemudian diundangkan dalam Undang-Undang Nomor 61 Tahun 1958.

Berdirinya Provinsi Riau memakan waktu dan perjuangan yang cukup panjang, yaitu hampir 6 tahun (17 November 1952 s.d 5 Maret 1958). Dengan surat keputusan Presiden tertanggal 27 Februari 1958 No.258/M/1958 telah diangkat Mr. S. M. Amin, Gubernur KDH Provinsi Riau dilakukan pada tanggal 5 Maret 1958 di Tanjungpinang oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Sekjen Mr. Sumarman. Kemudian berdasarkan Kepmendagri nomor Desember 52/I/44-25, pada tanggal 20 Januari 1959, Pekanbaru resmi menjadi ibu kota provinsi Riau menggantikan Tanjung Pinang.

Luas Wilayah Provinsi Riau adalah 107.932,71 Km2 yang membentang dari lereng Bukit Barisan hingga Selat Malaka, Ini membuat provinsi riau berada pada jalur yang sangat strategis karena terletak pada jalur perdagangan Regional dan Internasional di kawasan ASEAN. Memiliki Luas daratan 89.150,15 Km2 dan luas lautan 18.782,56 Km2, di daratan terdapat 15 sungai diantaranya ada 4 (empat) sungai dapat digunakan sebagai prasarana perhubungan, yaitu :

  1. Sungai Siak (300 Km) dengan kedalamam 8 – 12 m,
  2. Sungai Rokan (400 Km) dengan kedalaman 6-8 m,
  3. Sungai Kampar (400 Km) dengan kedalaman lebih kurang 6 m, dan
  4. Sungai Indragiri (500 Km) dengan kedalaman 6 – 8 m. Sungai-sungai tersebut membelah dari pegunungan dataran tinggi Bukit Barisan dan bermuara ke Selat Malaka dan Laut Cina.

 

 

selayang pandang

Analisis dilakukan terhadap web Provinsi Riau dan dua Kabupaten yaitu Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Setiap website tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Selanjutnya akan dibahas satu persatu sesuai dengan kriteria penilaian analisis.

  1. Selayang Pandang
  • Provinsi Riau

Isi dari Selayang Pandang (Data Umum) pada halaman ini memenuhi kriteria dan ada yang tidak. Dalam halaman Provinsi Riau, Sejarah, Visi dan Misi, Lokasi dalam bentuk peta tersedia. Motto tidak tersedia. Sayangnya Lambang hanya terdapat pada halaman Home tanpa disertai arti dari lambang Provinsi Riau tersebut.

  • Kabupaten Bengkalis

Isi dari Selayang Pandang (Data Umum) pada halaman ini memenuhi kriteria dan ada yang tidak. Dalam halaman khusus Kabupaten Bengkalis hanya berisi informasi mengenai Visi dan Misi, Lambang dan Arti Lambang. Motto tidak ada. Sejarah terbentuknya tidak ada dan Letak Geografis hanya dijelaskan melalui kalimat. Tidak ada gambar letak geografis secara peta.

  • Kabupaten Kepulauan Meranti

Isi dari Selayang Pandang (Data Umum) pada halaman ini memenuhi kriteria dan ada yang tidak. Dalam halaman khusus Kabupaten Kepulauan Meranti terdapat Sejarah terbentuknya Kabupaten Kepulauan Meranti, Lambang dan Arti Lambang, Visi dan Misi. Motto tidak ada. Letak Geografis hanya dijelaskan dengan kalimat. Tidak ada gambar peta.

  1. Pemerintahan Daerah
  • Legislatif dan Eksekutif

Pada Website Riau ini Struktur Eksekutif dan Legislatif hanya terdapat pada Sub Menu dari Website Riau saja. Pada halaman Kabupatennya tidak dicantumkan.

  • Nama, Alamat, Telepon, e-mail dari pejabat daerah hanya disertakan Nama dan foto para pejabat daerah
  • Biodata dari Pimpinan Daerah

Biodata yang tercantum pada para Pimpinan daerah hanya berupa data Nama dan Alamat saja.  Ada beberapa Pimpinan Daerah yang tidak lengkap alamatnya.

  1. Geografi
  • Topografi, Demografi, Sosial, Budaya dan Ekonomi tersedia pada Provinsi Riau. Tidak adanya informasi mengenai cuaca dan iklim. Informasi berupa data statistik tersedia dengan format laporan berbentuk .pdf yang dapat didownload.
  1. Peta Wilayah dan Sumber Daya
  • Terdapat gambar peta Provinsi Riau dan Kab. Meranti. Untuk Sumber Daya Alam hanya terdapat menu nya, banyak content-content Sumber Daya Alam yang dihasilkan pada Provinsi Riau.
  1. Peraturan Kebijakan Daerah
  • Tersedianya link Peraturan Daerah (PERDA) Bengkalis dan Peraturan Gubernur (PERGUB) dalam Provinsi Riau.
  1. Buku Tamu
  • Dalam semua Website tidak terdapat buku tamu.

7. Forum

Pada ketiga website pemerintahan tersebut tidak tersedianya forum untuk diskusi antara pembaca atau pengunjung terhadap pihak dari pemerintahan.

Analisis Web Provinsi Riau

riau

 

Analisis Web Kabupaten Bengkalis bengkalis

Analisis Web Kabupaten Kepulauan Meranti

kep. meranti

Analisa

Setelah dilakukan analisis terhadap web pemerintahan Provinsi Riau dan juga Kabupaten Bengkalis serta Kabupaten Kep. Meranti dapat disimpulkan bahwa web yang memiliki nilai tertinggi atau yang paling baik adalah web dari Kabupaten Bengkalis.

  • Pada bagian unit analisis mengenai informasi menu utama, web pemerintahan Provinsi Riau mendapatkan nilai tertinggi dengan nilai 88,5 karena pada menu utama web tersebut disediakan informasi yang cukup lengkap dan juga tidak membuat bingung pengunjung.
  • Dalam hal informasi tambahan, Provinsi Riau dan juga kabupaten Bengkalis memperoleh nilai sama yaitu 80. Karena pada kedua web tersebut informasi yang tersedia cukup lengkap dan juga cukup menginformasikan tentang daerahnya masing – masing.
  • Pada aspek penyediaan hubungan, kabupaten Bengkalis memperoleh nilai 80 karena tersedianya hubungan untuk masyarakat, investor dan juga pemerintahan walaupun belum terlalu lengkap.
  • Sedangkan dalam hal aksesibilitas, kedua web antara web Provinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis memperoleh nilai 100 karena pada saat mengakses kedua web tersebut tidak dibutuhkan waktu yang lama.
  • Dalam hal design, web Kabupaten Kep. Meranti memiliki nilai design yang paling tinggi dengan nilai 80 dikarenakan design yang sederhana yang tidak membuat pusing dan juga tampilan menu yang cukup menarik.
  • Dan yang terakhir dalam hal tingkatan informasi, web dari Kabupaten Bengkalis mendapatkan nilai 80 karena informasi yang disediakan yang paling lengkap diantara web yang lainnya.

Dari ketiga web yang tersedia antara web Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kep. Meranti. Kabupaten Kep. Meranti mendapatkan nilai total yang paling rendah dan juga dapat dikategorikan sebagai web yang paling tidak lengkap. Beberapa hal yang mendasarinya yaitu bahwa dalam web tersebut terdapat beberapa menu yang cukup lengkap, namun apabila menu yang diinginkan dipilih tidak menampilkan informasi yang diinginkan, dapat dikatakan juga bahwa menu yang tersedia tidak berfungsi dengan baik.