Topik, Tema dan Judul

Topik, tema, dan judul pada dasarnya hampir sama maknanya, yaitu pokok pembicaraan dalam diskusi atau dialog, pokok pikiran suatu karangan, dan nama yang digunakan untuk makalah atau buku atau gubahan sajak.

Topik

A. Pengertian

Topik adalah merupakan sebuah pokok pembicaraan atau sesuatu yang menjadi landasan penulisan suatu artikel. Topik juga adalah hal yang pertama kali ditentukan ketika penulis akan membuat tulisan. Topik yang masih awal tersebut, selanjutnya dikembangkan dengan membuat cakupan yang lebih sempit atau lebih luas.

B. Syarat Topik yang Baik

  1. Topik yang dipilih harus berada di sekitar penulis, baik disekitar pengalaman penulis maupun disekitar pengetahuan penulis.
  2. Topik yang dipilih hendaknya yang menarik perhatian penulis
  3. Topik yang dipilih berpusat pada suatu segi lingkup yang sempit dan terbatas.
  4. Topik yang dipilih memiliki data dan fakta yang objektif, bukan subjektif seperti angan-angan.
  5. Topik yang dipilih harus diketahui prinsip-prinsip ilmiahnya walaupun serba sedikit. Artinya, topik yang dipilih janganlah terlalu baru bagi penulis.
  6. Topik yang dipilih harus memiliki acuan berupa bahan kepustakaan yang akan memberikan informasi tentang pokok persoalan yang akan ditulis.

C. Sumber-Sumber Topik

  1. Sumber pengalaman, yaitu apa-apa yang pernah dialami seseorang
  2. Sumber pengamatan
  3. Sumber imajinasi
  4. Sumber pendapat atau hasil penalaran.

D. Pembatasan Topik

  • Tetapkanlah topik dalam kedudukan central.
  • Ajukan pertanyaan apakah topik tersebut masih dapat dirinci atau tidak , bila dapat dirinci maka tetapkanlah.
  • Tetpkanlah yang mana subtopik yang akan dipilih
  • Ajukan pertanyaan apakah subtopik yang dipilih masih dapat dirinci lebih lanjut.
  • Lakukan proses diatas secara terus-menerus hingga mendapatkan sebuah Tema.

Tema

A. Pengertian

Tema adalah sesuatu yang telah diuraikan atau sesuatu yang telah ditempatkan. Tema merupakan amanat utama yang disampaikan oleh penulis melalui karangannya. Dalam karang mengarang, tema adalah pokok pikiran yang mendasari karangan yang akan disusun. Dalam tulis menulis, tema adalah pokok bahasan yang akan disusun menjadi tulisan. Tema ini yang akan menentukan arah tulisan atau tujuan dari penulisan artikel itu.

B. Syarat Tema yang Baik

Syarat Tema yang Baik
1. Tema menarik perhatian penulis.

Tema yang menarik perhatian penulis akan memungkinkan penulis berusaha terus- menerus mencari data untuk memecahakan masalah-masalah yang dihadapi, penulis akan didorong terus-menerus agar dapat menyelesaikan karya tulis itu sebaik-baiknya.

2. Tema dikenal/diketahui dengan baik.

Maksudnya bahwa sekurang-kurangnya prinsip-prinsip ilmiah diketahui oleh penulis. Berdasarkan prinsip ilmiah yang diketahuinya, penulis akan berusaha sekuat tenaga mencari data melalui penelitian, observasi, wawancara, dan sebagainya sehingga pengetahuannya mengenai masalah itu bertambah dalam. Dalam keadaan demikian, disertai pengetahuan teknis ilmiah dan teori ilmiah yang dikuasainya sebagai latar belakang masalah tadi, maka ia sanggup menguraikan tema itu sebaik-baiknya.

3. Bahan-bahannya dapat diperoleh.

Sebuh tema yang baik harus dapat dipikirkan apakah bahannya cukup tersedia di sekitar kita atau tidak. Bila cukup tersedia, hal ini memungkinkan penulis untuk dapat memperolehnya kemudian mempelajari dan menguasai sepenuhnya.

4. Tema dibatasi ruang lingkupnya.

Tema yang terlampau umum dan luas yang mungkin belum cukup kemampuannya untuk menggarapnya akan lebih bijaksana kalau dibatasi ruang lingkupnya.

C. Cara Merumuskan Tema

Untuk merumuskan sebuah tema yang baik, kita harus memperhatikan kriteria-kriteria sebagai berikut:

1. Kejelasan

Kejelasan merupakan hal yang sangat esensial bagi sebuah tulisan yang baik. Kejelasan dapat dilihat dari gagasan sentralnya. Kalau gagasan sentralnya jelas,  tema tersebut dapat dirumuskan dalam sebuah kalimat yang jelas. Kejelasan tema dapat pula dilihat dari subordinasi atau rincian-rinciannya.

2. Kesatuan

Kesatuan dapat dilihat dari adanya satu gagasan sentral yang menjadi landasan seluruh tulisan itu. Sebenarnya kejelasan dan kesatuan merupakan hal yang sama, hanya segi penekannannya yang berbeda. Kesatuan lebih  melihat dari persoalan bahwa hanya ada satu gagasan sentral dalam setiap tulisan. Setiap rincian dari gagasan sentral tadi hanya sebagai penunjang atau pendukung untuk memperjelas pesan yang terkandung dalan gagasan sentral.

3. Perkembangan

Perkembangan disini lebih ditekankan kepada pengembangan paragraf. Pengembangan paragraf dapat dilihat dari dua sudut, yaitu pertama, apakah gagasan yang lebih tinggi sudah diperinci secara maksimal atau belum,  kedua, apakah perincian tersebut telah disusun secara logis dan sistematis.

4. Keaslian

Keaslian dapat diukur dari sudut pilihan pokok persoalan, sudut pandang, pendekatan, rangkaian kalimat, pilihan kata , dan sebagainya.

Judul

A. Pengertian

Merupakan perincian atau jabaran dari topik yang diberikan untuk bahasan atau karangan. Nama yang dipakai untuk buku atau bab dalam buku yang menyiratkan secara pendek isi atau maksud dari buku tersebut. Dalam artikel, judul sering disebut juga kepala tulisan. Judul berfungsi sebagai slogan promosi untuk menarik minat pembaca dan sebagai gambaran isi karangan. Ada yang mendefinisikan judul adalah lukisan singkat suatu artikel atau disebut juga miniaturisi bahasan. Judul lebih spesifik dan sering menyiratkan permasalahan atau variabel yang akan dibahas.

B. Syarat Memilih Judul yang Baik

  • Original dan asli : Jangan menggunakan judul yang sudah pernah ada, bila terpaksa dapat dicarikan sinonimnya.
  • Relevan : Setelah menulis,baca ulang karangan anda, lalu carilah judul yang relevan dengan karangan anda.
  • Provokatif : Judul tidak boleh terlalu sederhana, sehingga(calon) pembaca sudah dapat menduga isi karangan anda, kalau(calon) pembaca sudah dapat menebak isinya tentu karangan anda sudah tidak menarik lagi.
  • Singkat : Judul yang singkat memungkinkan pembaca menangkap secara cepat maknanya,Bila judul itu panjang,(calon) pembaca harus membuang energi terlebih dahulu untuk membacanya.

C. Macam-Macam Judul

  1. Judul langsung :  Judul yang erat kaitanya dengan bagian utamaberita, sehingga hubungannya dengan bagian utama nampak jelas.
  2. Judul tidak langsung :   Judul yang tidak langsung hubungannya denganbagian utama berita tapi tetap menjiwai seluruh isikarangan atau berita.

Daftar Pustaka

http://yukfuk.wordpress.com/2010/04/22/topik-tema-judul/

http://encangsaepudin.wordpress.com/tag/tema-tulisan/

http://ajengputrirahayu.blogspot.com/2013/11/perbedaan-tema-topik-dan-judul.html

http://coretanwnh.blogspot.com/2013/11/membedakan-antara-topik-tema-dan-judul.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s